Hari ini, 06/07), Rektor didampingi Wakil Rektor 2 dan Kabag Kepegawaian mengantarkan para dosen dan tenaga kependidikan baru Universitas Nurul Huda untuk bersilaturahmi dan sowan kepada, K.H. Affandi. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar menanamkan nilai-nilai kepesantrenan, adab, dan tradisi keilmuan yang menjadi ruh serta karakter khas Universitas Nurul Huda.
Melalui momentum ini, diharapkan para dosen dan tenaga kependidikan baru dapat memperoleh nasihat, doa, serta keberkahan dari Kiyai, sehingga mampu mengemban amanah sebagai pendidik dan pelayan akademik dengan penuh keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab.
Kegiatan sowan ini merupakan tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya Universitas Nurul Huda. Tradisi sowan kepada Kiyai bukan sekadar bentuk penghormatan kepada guru dan ulama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan spiritual, memperteguh komitmen pengabdian, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah yang menjadi pondasi pengembangan Universitas Nurul Huda sebagai kampus madani, modern, dan berdaya saing. Para dosen dan tenaga kependidikan baru juga untuk mengenal sejarah, nilai, dan ruh perjuangan yang menjadi pondasi berdirinya Universitas Nurul Huda.
Nasihat, doa, dan bimbingan dari K.H. Affandi menjadi energi moral dan spiritual bagi seluruh sivitas akademika Universitas Nurul Huda dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berakhlak mulia, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Dalam arahannya, Rektor Universitas Nurul Huda menyampaikan bahwa K.H. Affandi dan Ibu Nyai di Nurul Huda adalah orang tua semua pegawai. Rektor menambahkan bahwa menjadi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Nurul Huda bukan sekadar menjalankan profesi, tetapi juga mengemban amanah untuk meneruskan cita-cita para pendiri. Oleh karena itu, setiap insan kampus diharapkan menjunjung tinggi akhlakul karimah, profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Rektor juga menegaskan bahwa budaya sowan mengandung makna yang sangat mendalam. Melalui kegiatan ini, para dosen dan tenaga kependidikan diajak untuk memohon doa dan restu agar diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah, keberkahan dalam bekerja, serta kekuatan untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Universitas Nurul Huda.
Sementara itu, K.H. Affandi memberikan nasihat agar seluruh dosen dan tenaga kependidikan senantiasa menjaga keikhlasan dalam bekerja, memuliakan ilmu, menghormati sesama, serta menjadikan pelayanan kepada mahasiswa sebagai bagian dari ibadah. Beliau juga mengingatkan bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan fasilitas, tetapi juga oleh kekuatan akhlak, persatuan, dan keberkahan yang menyertai seluruh aktivitas akademiknya. Ibu Nyai Hj. Umi Fadilah memberikan nasihat agar para dosen mengajak mahasiswa memulai kegiatannya dengan berwudlu terlebih dahulu.
Melalui kegiatan sowan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan baru semakin memahami identitas Universitas Nurul Huda sebagai perguruan tinggi yang memadukan keunggulan akademik dengan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan, sehingga mampu menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keberkahan.
#yppnhsukaraja
#universitasnurulhuda
#unuhaunggul
#cerdasberakhlak
#madanimodern




No comments:
Post a Comment