Ahlan Wasahlan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
!!!SELAMAT DATANG!!!
"Hamba Allah yang Mencari Sebuah Brain and Heart Religy
Menuju Sebuah Kesuksesan Hidup dalam Genggaman Ridla-Nya"
"Tuhan Selalu Memberikan yang Terbaik untuk Umat-Nya."


Jumat, 19 Desember 2014

Jadwal Ujian Akhir Semester Ganjil 2014

Selasa, 16 Desember 2014

Hierarki Metodologi Pembelajaran




Senin, 15 Desember 2014

Instrumen Interaksi antara Guru dan Orang Tua

INSTRUMEN BELAJAR MANDIRI

Kompetensi dasar
:
Menampilkan perilaku yang mencerminkan perilaku beriman pada Qada dan Qadar
Karakter yang diharapkan
:
Jujur, disiplin, mandiri, rasa ingin tahu, semangat belajar.
Kegiatan
:
Mendokumentasikan kegiatan belajar mandiri

Nama                           : ......................................................................
NIS                             : ......................................................................
Kelas                           : .....................................................................
Pelaksanaan                 : ........................ s.d. ......................
Obyek                         : Aktivitas belajar masing-masing individu
Hari/
Tanggal
Waktu
Pokok Materi yang dipelajari
Hambatan yang ditemui
Saran orang tua mengatasi hambatan
Paraf orang tua

































Kesimpulan :





Nilai
Tanda tangan & nama orang tua/wali
Tanda tangan & nama guru





(.........................................................)


(................................................)


Teori Belajar Behavioristik



TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK

Pengertian belajar
Belajar adalah perubahan tingkah laku dengan memperhatikan masukan atau input berupa stimulus dan keluaran atau output berupa respon, proses yang terjadi antara stimulus dan respon dianggap tidak penting karena tidak bisa diamati dan diukur, yang bisa diamati dan diukur hanyalah stimulus dan respon.

Ciri-ciri teori
1.      Bersifat mekanistis
2.      Menekankan peranan lingkungan
3.      Menekankan pentingnya latihan
4.      Mementingkan mekanisme hasil belajar

Proses pembelajaran
1.      Menentukan tujuan-tujuan instruksional
2.      Menganalisis lingkungan kelas termasuk entry behavior (pengetahuan awal) siswa
3.      Menentukan materi pembelajaran
4.      Memecah materi pembelajaran menjadi bagian-bagian kecil.
5.      Menyajikan materi pembelajaran
6.      Memberikan stimulus: pertanyaan, tes, latihan, tugas.
7.      Mengamati dan mengkaji respon siswa.
8.      Memberikan penguatan positif atau negatif dan hukuman
9.      Memberikan stimulus baru.
10.  Mengamati dan mengkaji respon siswa.
11.  Memberikan penguatan lanjutan.
12.  Demikian seterusnya.
13.  Evaluasi hasil belajar.

Beberapa kritik terhadap teori
1.      Mengutamakan pengukuran, sebab pengukuran merupakan suatu hal yang penting untuk melihat terjadi tidaknya perubahan tingkah laku.
2.      Tidak mampu menjelaskan situasi belajar yang kompleks. Banyak variabel yang berkaitan dengan belajar yang tidak dapat diubah menjadi sekedar hubungan stimulus dan respon.
3.      Tidak mampu menjelaskan penyebab terjadi penyimpangan antara stimulus yang diberikan dengan responnya.
4.      Kurang dapat menjelaskan keberadaan variasi tingkat emosi sisa, walaupun  mereka memiliki pengalaman penguatan yang sama.
5.      Hanya mengakui keberadaan stimulus dan respon yang dapat diamati, tidak memperhatikan keberadaan pengaruh pikiran atau perasaan yang mempertemukan unsur-unsur yang diamati tersebut.
6.      Cenderung mengarahkan siswa untuk berpikir linier, konvergen, tidak kreatif, dan tidak produktif.  Siswa tidak bebas berkreasi dan berimajinasi.

Implikasi teori
1.      Siswa dipandang sebagai individu yang pasif.
2.      Pembentukan perilaku dengan cara  pembiasaan disertai hukuman.
3.      Pengetahuan adalah obyektif, pasti, tetap, dan tidak berubah.
4.      Belajar adalah perolehan pengetahuan, sedangkan mengajar adalah memindahkan pengetahuan ke orang yang belajar.
5.      Siswa diharapkan memiliki pengetahuan yang sama dengan pengetahuan yang diajarkan.
6.      Siswa dihadapkan pada aturan-aturan yang jelas dan ditetapkan lebih dulu secara ketat.
7.      Pembiasaan dan disiplin menjadi sangat esensial dalam belajar.
8.      Siswa harus berperilaku sesuai dengan aturan.
9.      Ketaatan pada aturan dipandang sebagai penentu keberhasilan belajar.
10.  Siswa dituntut mengungkapkan kembali pengetahuan yang sudah dipelajari dalam bentuk laporan, kuis, atau tes.
11.  Pembelajaran  mengikuti urutan kurikulum secara ketat, sehingga aktivitas belajar lebih banyak didasarkan pada buku teks.
12.  Penyajian materi pembelajaran mengikuti urutan dari bagian-bagian ke keseluruhan.
13.  Evaluasi menekankan pada respon pasif, keterampilan secara terpisah, dan menggunakan paper and pencil test.
14.  Evaluasi menuntut satu jawaban benar. Jawaban benar menunjukkan siswa telah menyelesaikan tugas belajarnya.

Soal Latihan Analisis Deskriptif



SOAL LATIHAN ANALISIS DESKRIPTIF

Mata Kuliah                : Statistik
Semester                      : V
Program Studi             : Pendidikan Agama Islam
Topik                           : Teknik Analisis Deskriptif

Tugas:
1.      Penelitian dilakukan untuk mengetahui kemungkinan program studi pada perguruan tinggi  yang dipilih oleh siswa kelas XII MA/SMA/SMK di Kabupaten OKU TIMUR. Berdasarkan hasil survei diperoleh data bahwa 100 siswa memilih Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, 90 siswa memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi, 60 siswa memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam, 50 siswa memilih Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan 40 siswa memilih Program Studi Pendidikan Fisika. Ujilah pernyataan yang menyebutkan bahwa probabilitas siswa memilih program studi pada perguruan tinggi adalah sama, gunakan taraf kepercayaan 99%!

2.      Hasil jawaban diperlihatkan sebagai berikut:
No
Jawaban

No
Jawaban
1
Y

12
Y
2
Y

13
Y
3
T

14
Y
4
T

15
T
5
Y

16
Y
6
T

17
T
7
Y

18
Y
8
T

19
Y
9
T

20
Y
10
T

21
T
11
Y

22
T
Ket: Y = Ya; T = Tidak
Apakah data tersebut telah diambil secara acak? Gunakan taraf signifikan 5%!

3.      Data tes hasil belajar dari 14 siswa adalah 70, 80, 90, 90, 80, 70, 20, 40, 50, 60, 20, 30, 90, 80. Ujilah pernyataan yang menyatakan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sama dengan 65, gunakan taraf nyata 5%!

..===Semoga Sukses===..