Ahlan Wasahlan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
!!!SELAMAT DATANG!!!
"Hamba Allah yang Mencari Sebuah Brain and Heart Religy
Menuju Sebuah Kesuksesan Hidup dalam Genggaman Ridla-Nya"
"Tuhan Selalu Memberikan yang Terbaik untuk Umat-Nya."


Kamis, 16 Oktober 2014

Pengumuman Wisuda ke-11 Tahun 2014





PENGUMUMAN
Nomor:          /STKIP-NH/PP.00.05/X/2014

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-11 Tahun 2014 STKIP Nurul Huda OKU TIMUR, dengan ini diumumkan hal-hal sebagai berikut:
1.      Pendaftaran
a.                Pendaftaran Wisuda ke-11 dilaksanakan mulai tanggal 20 Oktober 2014 s.d. 8 Nopember 2014.
b.          Syarat-syarat pendaftaran:
1)    Mengisi biodata yang telah diisi lengkap dan ditempel dengan pas foto hitam putih  ukuran 3x4.
2)    Menyerahkan bukti pembayaran wisuda sebesar Rp 2.000.000,00 yang pembayarannya dilakukan di Bank Sumsel Babel melalui rekening 1666101234 a.n. STKIP NURUL HUDA SUKARAJA.
3)      Menyerahkan bukti pembayaran jaminan toga sebesar Rp 250.000,00 yang dibayarkan di Bagian Keuangan (Toni Purnedi).
4)      Menyerahkan keterangan bebas biaya kuliah sampai semester terakhir (uang kuliah dan ujian skripsi) dari Bagian Keuangan (Toni Purnedi).
5)      Menyerahkan keterangan bebas perpustakaan STKIP Nurul Huda.
c.                        Semua berkas disusun rapi, dijepit, dan dimasukkan stofmap:
1)      Warna hijau untuk Prodi Pendidikan Agama Islam,
2)      Warna biru untuk Prodi Pendidikan Fisika,
3)      Warna kuning untuk Prodi Pendidikan Ekonomi,
4)      Warna merah untuk Prodi Pendidikan Bahasa.
d.             Berkas diserahkan ke Biro Administrasi Kampus A (Isriyanto, S.Ag. dan Sri Lestari, S.Pd.I.).
2.      Pengambilan toga dan undangan:
Hari                       : Selasa dan Rabu
Tanggal                 : 18-19 Nopember 2014
Waktu                   : Pkl. 14.00 – 16.30 WIB
Tempat                  : Kampus A
3.      Gladi Bersih
Hari                       : Kamis dan Jum’at
Tanggal                 : 20 dan 21 Nopember 2014
Waktu                   : Pkl. 14.00 – 17.00 WIB
Tempat                  : Kampus B
4.      Yudisium
Hari                       : Jum’at
Tanggal                 : 21 Nopember 2014
Waktu                   : Pkl. 08.00 – 11.00 WIB
Tempat                  : Lt II Aula Kampus B
Seragam                : a. Putra: Bawah hitam, atas putih lengan panjang, jas, dasi, dan kopiyah;
  b. Putri: Bawah hitam, kebaya berjilbab putih.
 5.      Wisuda
Hari                       : Sabtu
Tanggal                 : 22 Nopember 2014
Waktu                   : Pkl. 08.00 – 13.00 WIB
Tempat                  : Kampus B
Seragam                : a. Putra: Bawah hitam, atas putih lengan panjang dan berdasi.
  b. Putri: Bawah hitam, kebaya berjilbab putih.
6.      Pengembalian Toga
Hari                       : Senin - Sabtu
Tanggal                 : 1 – 13 Desember 2014
Waktu                   : Pkl. 14.00 – 16.30 WIB
Tempat                  : Bagian Keuangan (Kampus A)

7.      Lain-lain
Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan ke Sekretariat Panitia Wisuda, Hp 085729334244 (Effendi, M.Pd.); 085769135299 (Muhammad Muklas, M.Pd.); 081271294699 (Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.)

Demikian pengumuman ini untuk dapat disebarluaskan kepada calon peserta wisuda ke-11 STKIP Nurul Huda.


                                                                                    Sukaraja,     Oktober 2014
  a.n. Ketua STKIP Nurul Huda
Sekretaris,
            dto
Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.



Formulir dapat diunduh di sini!

Sabtu, 11 Oktober 2014

ANTROPOLOGI KAMPUS



ANTROPOLOGI KAMPUS
(Oleh Mukhamad Fathoni, M.Pd.I., disampaikan pada MAPABA PMII 2014 di Tebat Jaya)

A.    Pengertian
Antropologi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari tentang manusia sebagai makhluk biologis dan makhluk budaya. Kajian antropologi tentang budaya manusia mencakup sejarah, perkembangan, perilaku, dan interaksi antar individu dan juga dengan lingkungannya. Pengertian sebagai makhluk budaya telah membuka kran kemunculan cabang antropologi yang bersifat kontemporer, seperti halnya antropologi kampus.
Kampus merupakan lingkungan perguruan tinggi yang menjadi tempat utama penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dan segala administrasi yang berkaitan dengannya. Lingkungan akademis kampus terdiri dari berbagai warna dan corak karakteristik di dalamnya, mahasiswa dan dosen menjadi ciri utama keberadaan sebuah kampus, karena dosen dan mahasiswa saling berinteraksi untuk bertukar informasi dan pengetahuan. Dosen sebagaimana mahasiswa juga memiliki karakteristik yang beragam dalam menjalankan fungsinya masing-masing.
Pembahasan kampus dilihat dari kacamata antropologi untuk melihat dan mengenali seluk-beluk manusia yang melakukan kegiatan akademik dan sosial di lingkungan kampus mencapai tujuan sesuai dengan motivasi masing-masing individu.
Antropologi kampus melihat dan mengkaji tentang kehidupan civitas kampus yang saling memengaruhi satu dan lainnya. Antropologi kampus berusaha menjelaskan kehidupan manusia yang ada di lingkungan kampus, terutama mahasiswa. Mahasiswa menjadi bahan kajian utama untuk diperhatikan, karena mahasiswa merupakan pemeran utama dan jumlah mahasiswa lebih banyak dibanding dengan civitas-civitas kampus lainnya seperti rektor, wakil rektor, dosen, pegawai, dan lain-lain.

B.     Budaya Kampus
Ada sisi positif yang dimiliki seorang mahasiswa di kampus, mahasiswa cenderung memiliki sikap aktualisasi dan apresiatif, yaitu sikap unjuk kemampuan dan kehebatan sesuai bakat serta karakternya. Untuk itu, diperlukan ada sarana dan prasarana yang menyalurkan bakat dan kreativitas mahasiswa, seperti aktualisasi berupa di bidang olahraga dan seni, kepemimpinan, agama, dan perekonomian. Sumber daya mahasiswa akan menjadi sia-sia ketika birokrat kampus tidak memanfaatkannya dengan baik, bahkan melakukan tindakan PEMBUNUHAN KARAKTER mahasiswa. Sumber daya manusia seperti inilah yang mampu melakukan akselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga secara tidak langsung negara memetik keuntungan dengan berbagai potensi anak-anak bangsa yang dimiliki mahasiswa.
Kampus harus menjamin pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar, dan otonomi keilmuan. Kampus melestarikan budaya-budaya kampus, antara lain:
1.    Budaya intelektualitas
2.    Budaya moralitas
3.    Budaya perbaikan kualitas
4.    Budaya penelitian

C.    Tipologi Mahasiswa
Mahasiswa hidup dengan gayanya masing-masing, ada banyak istilah yang diberikan untuk gaya hidup tersebut, antara lain:
1.      Hedonis, mengikuti perkembangan zaman, up to date.
2.      Akademis, memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu, rajin masuk kuliah dan mengerjakan tugas-tugas.
3.      Aktivis, ikut dan aktif organisasi baik intra maupun ekstra.
4.      Apatis, acuh tak acuh, tidak mau tahu kondisi sosial dan politik di kampus.
5.      Humoris, memanfaatkan kuliah sebagai hiburan, suka-suka, bebas dari orang tua.
6.      Pemimpin, mencolok dan aktif di berbagai kegiatan, tidak ingin cepat lulus.
7.      Pemikir, selalu berpikir, hobi membaca buku, diskusi, dan menulis.
8.      Agamis, tampil religius dan menjaga jarak dengan lawan jenis.
9.      K3 (Kampus, Kos, Kampung),  berangkat kuliah, pulang ke kos, ada waktu pulang kampung.
10.  S3 (Santai Semaunya Sendiri), menjalani apa adanya, enjoy saja, santai.
11.  Pencari cinta, yang penting dapat pacar, lulus kuliah cepat menikah.
12.  Jomblo Unsold, tidak laku-laku, tetapi terkadang demi meraih cita-cita memilih tidak berpacaran.
13.  Usil, senang orang lain menderita.
14.  Mahasiswa tak jelas, kadang aktif kadang lenyap menghilang entah kemana.
15.  Anak mami, takut mama marah, kuliah untuk menyenangkan maminya.
16.  Mahasiswa gadungan, bukan mahasiswa tetapi sering nongkrong-nongkrong di kampus.
17.  Mahasiswa monitor, selalu berhadapan dengan komputer, hobi chatting dan warnet.
18.  Mahasiswa Abadi, paling betah di kampus, semester di atas 10 tetapi masih santai dan belum berpikir lulus.
Anggota baru PMII harus memahami jenis tipologi mahasiswa agar dapat menempatkan dirinya dan menjadi manusia berguna bagi diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat.

D.    Peran Mahasiswa
Banyak tugas yang diemban mahasiswa sebagai orang yang dianggap mampu dalam segala hal, maka menjadi kewajiban setiap insan kampus untuk selalu mendengar, berpikir, dan bergerak. Mendengar segala keluhan yang terjadi di sekitarnya, berpikir untuk melakukan yang bermanfaat bagi dirinya dan orang yang berada di sekitarnya, serta bergerak melakukan yang telah direncanakan.
Perjalanan panjang bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran mahasiswa. Mahasiswa sebagai kaum intelektual pemikir, memilki beberapa peran, antara lain:
1.      Agen perubahan
2.      Peran akademik
3.      Peran moral
4.      Peran sosial
5.      Peran politik

E.     Mahasiswa dan Organisasi
Jika kuliah merupakan kehidupan mahasiswa, maka organisasi adalah sarana mengaplikasikan keilmuan dan ekspresi kemampuan dan bakat mahasiswa. Banyak mahasiswa yang tidak menyadari bahwa organisasi menjadi tempat bagi mahasiswa agar dapat mengembangkan diri, wawasan, dan potensi yang dimilikinya. Banyak dampak positif yang akan menjadi bekal untuk hidup di tengah-tengah masyarakat, karena masyarakat adalah organisasi dalam skala yang lebih besar. Sebaliknya, ada segolongan mahasiswa yang menjadikan organisasi sebagai HANTU penghambat kuliah. Masa studi molor, nilai jatuh, membuang waktu, biaya, dan tenaga karena ikut organisasi.
Organisasi di kampus ada dua macam, yaitu organisasi intra kampus dan organisasi ekstra kampus. Organisasi intra kampus secara administratif dan struktural berhubungan langsung dengan kampus, sedangkan organisasi ekstra kampus bersifat independen yang lepas dari intervensi manapun dan mempunyai aturan tersendiri yang juga mandiri, sehinga biasanya organisasi ekstra kampus lebih berani menyuarakan aspirasi dengan lantang.
Organisasi intra kampus merupakan wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawanan serta integritas kepribadian beragama. Organisasi intra kampus mewakili mahasiswa dalam merencanakan, mengkoordinasikan, dan menyelenggarakan pembinaan mahasiswa dan turut serta membantu kelancaran kegiatan akademik dan non akademik kampus.
Organisasi ekstra kampus berfungsi memberikan wadah bagi mahasiswa untuk bersikap dan bertindak menanggapai masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan tidak terikat dengan organisasi lain maupun kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh struktural kampus. Tidak dibenarkan organisasi mahasiswa menjadi ANAK BAWANG dari partai politik.
Perbedaan mendasar antara organisasi intra dan ekstra kampus terkadang menimbulkan pergesekan di antara mahasiswa. Perbedaan tujuan dan arah gerak perjuangan organisasi ekstra kampus menyebabkan kesekretariatan maupun basecampnya harus berada di luar kampus dan tidak pula dibenarkan memanfaatkan fasilitas kampus.

F.     PMII dan Kampus
PMII sebagai organisasi pengkaderan melihat peluang untuk menempatkan kader-kadernya di organisasi-organisasi intra kampus. Organisasi-organisasi intra kampus memegang peranan penting dalam dunia kampus, karena organisasi-organisasi tersebutlah yang menaungi aspirasi mahasiswa secara langsung.
Kampus merupakan ruang kaderasisasi bangsa. Kampus tidak bisa dipahami sebagai lingkungan akademis dan ilmu pengetahuan saja, karena realitasnya kampus terlibat dalam proyek dan pembangunan melalui pemberian legitimasi ilmiah. Di dalam kampus ada politik dan budaya yang bermacam-macam.
Pemeran utama sebuah kampus adalah mahasiswa. Mahasiwa datang dengan beragaram karakteristik yang menjadikannya memiliki tipologi beragam pula. Kampus yang merupakan lingkungan semi terbuka dengan iklim kampus yang bebas mimbar merupakan tempat potensial bagi kader PMII untuk mengasah mental dan pengalaman kepemimpinan melalui pengenalan mendalam terhadap kehidupan nyata di kampus sebagai miniatur negara.
PMII sebagai organisasi mahasiswa yang berada di luar kampus dituntut untuk selalu peka dengan keadaan dan permasalahan-permasalahan baik di dalam maupun di luar kampus. Lebih dari itu, sahabat-sahabati kader PMII harus menyiapkan diri sebaik mungkin secara kapasitas keilmuan dan kecakapan manajerial berorganisasi, sehingga ketika masuk organisasi intra kampus sudah matang dan siap tempur. Hal ini harus dipenuhi karena menjadi tanggung jawab kader-kader PMII.
PMII membina dan mendistribusikan kader-kadernya untuk aktif dalam lembaga-lembaga kampus, agar kader PMII bisa menempa dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Di sinilah PMII akan semakin meneguhkan perjuangannya dalam menyalurkan aspirasi mahasiswa di segala lapisan baik akademisi, organisatoris, hingga preman kampus. Kader-kader PMII yang berada di dalam organisasi intra kampus juga harus mencermati setiap kebijakan-kebijakan akademik, karena akan ada saja kebijakan-kebijakan kampus yang tidak berpihak kepada kepentingan mahasiswa secara akademis. Kebijakan-kebijakan yang seperti ini apabila dibiarkan akan menyebabkan peran-peran mahasiswa yang ada di kampus akan semakin redup dan lambat laun akan mati di tengah budaya demokrasi yang diagung-agungkan.

G.    Penutup
Demikian paparan singkat seputar kampus tempat mahasiswa berada. Kampus menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan dan mengapresiasikan dirinya sesuai kebutuhan. Kesempatan emas ini tidak akan dimiliki orang yang tidak sempat belajar di kampus. Anggota baru PMII harus memandang kampus bukan semata-mata tempat pembelajaran, tetapi juga sebagai wahana untuk menempa dan mengembangkan bakat yang dimilikinya.
Kampus bagian dari dunia manusia,
Kampus memengaruhi perkembangan dunia.
Kampus tempat mahasiswa mengembangkan aktualisasi dan apresiasinya.
Kampus bukan hanya tempat pembelajaran.
Kampus wahana menempa dan mengembangkan bakat dan potensi mahasiswa.
Selamat datang pejuang baru di dunia pergerakan.
Semoga bermanfaat sepanjang masa, dunia akhirat, amin.


DAFTAR PUSTAKA

           

Selasa, 30 September 2014

Silabus Belajar dan Pembelajaran



SILABUS PERKULIAHAN
SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2014/2015


Perguruan Tinggi    : STKIP Nurul Huda Sukaraja
Mata Kuliah              : Belajar dan Pembelajaran
Program Studi          : Pendidikan Fisika
Semester                    : III (Tiga)
Bobot                          : 4 sks
Pengampu                 : Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.
Contact                       : Hp. 0812 7129 4699
                                      e-mail: mukhamadfathoni@gmail.com
                                      Web log: http://www.mufaesa.blogspot.com
                                      Twitter: https://twitter.com/mukhamadfathoni 
                                      Facebook: http://www.facebook.com/mukhamad.fathoni1

Kompetensi
Mahasiswa mampu menguasai berbagai strategi pembelajaran, pendekatan, metode, dan model pembelajaran Fisika.

Deskripsi
Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah dalam rumpun Keahlian Profesi untuk membekali mahasiswa memperoleh wawasan yang luas tentang konsep belajar dan pembelajaran khususnya pembelajaran Fisika. Agar mencapai kompetensi, yang diharapkan maka kajian dalam kegiatan perkuliahan membahas teori belajar, standar isi (kurikulum) sesuai Standar Nasional Pendidikan, pengelolaan pembelajaran (merancang strategi, pendekatan, metode, dan mengembangkan model pembelajaran Fisika), memahami komponen-komponen pengelolaan kelas dan interaksi belajar mengajar Fisika.

Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa memiliki wawasan dan pengetahuan yang mendalam mengenai strategi, pendekatan, metode, dan model-model pembelajaran Fisika.

Pokok Materi Pembelajaran
1.      Hakikat belajar dan pembelajaran
2.      Teori-teori belajar
3.      Interaksi dan motivasi belajar
4.      Strategi, pendekatan, dan metode dalam pembelajaran fisika
5.      Model-model pembelajaran
6.      Pengelolaan kelas dalam pembelajaran fisika
7.      Keterampilan proses pembelajaran
8.      Masalah-masalah pembelajaran
9.      Konsep dasar evaluasi pembelajaran fisika
10.  Pengembangan kurikulum pembelajaran fisika
11.  Analisis standar isi mata pelajaran fisika

Rincian Materi Pembelajaran tiap Pertemuan
Pertemuan ke-
Pokok Materi
Sub Pokok Materi
Ket
1
Pengantar dan substansi belajar& pembelajaran
a.      Isi silabus
b.      Mekanisme perkuliahan
c.       Jenis-jenis tugas yang harus dikerjakan mahasiswa
d.     Mekanisme evaluasi
e.      Referensi

2
Hakikat belajar dan pembelajaran

a.    Hakikat belajar, mengajar, dan pembelajaran
b.   Prinsip belajar dan pembelajaran
c.    Tujuan belajar dan pembelajaran

3
d.   Tipe-tipe belajar
e.    Ciri perubahan tingkah laku
f.     Unsur-unsur dalam belajar dan pembelajaran

4
Teori-teori belajar
a.     Teori belajar Kognitivisme
b.    Teori belajar Behaviorisme
c.     Teori belajar Konstruktivisme

5
d.    Perkembangan teori belajar
e.     Dampak teori belajar terhadap kurikulum dan pembelajaran

6
Interaksi dan motivasi belajar
a.     Interaksi guru dan siswa
b.    Teori motivasi
c.     Motivasi dalam pembelajaran

7
Strategi, pendekatan, dan metode pembelajaran
a.     Strategi pembelajaran
b.    Pendekatan pembelajaran

8
c.     Metode pembelajaran
d.    Teknik dan taktik pembelajaran

9
Model-model pembelajaran
a.     Model pembelajaran rumpun sosial
b.    Model pembelajaran rumpun pemrosesan informasi

10
c.     Model pembelajaran rumpun perilaku
d.    Model pembelajaran rumpun personal

11
Pengelolaan kelas
a.     Unsur-unsur kelas
b.    Pengelolaan individu

12
c.     Pengelolaan kelompok
d.    Pengelolaan material kelas

13
UTS
-

14
Keterampilan proses pembelajaran
a.     Peran guru dan siswa dalam pembelajaran
b.    Keterampilan bertanya
c.     Langkah-langkah pokok pembelajaran
d.    Pembelajaran di era teknologi informasi dan komunikasi

15
Masalah-masalah pembelajaran
a.     Masalah internal pembelajaran
b.    Masalah eksternal pembelajaran

16
c.     Perbedaan individual
d.    Kesulitan belajar


Pertemuan ke-
Pokok Materi
Sub Pokok Materi
Ket
17
Konsep dasar evaluasi pembelajaran
a.    Pendekatan dan prinsip penilaian
b.   Karakteristik penilaian

18
c.    Teknik dan instrumen penilaian
d.   Pedoman penskoran

19
Pengembangan kurikulum
a.    Komponen kurikulum
b.    Mekanisme pengembangan dan pengelolaan

20
c.     Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
d.   Evaluasi kurikulum

21
Analisis standar isi
a.    Fisika di SMP/MTs

22
b.    Fisika di SMA/MA/SMK

23
Review dan tindak lanjut
a.    Review atas segala pengalaman belajar mahasiswa untuk memeriksa bagian dari pengalaman mahasiswa yang kurang memadai, sehingga perlu dilakukan diskusi tindak lanjut.
b.   Penyelesaian hal-hal yang menyangkut administrasi akademik seperti kelengkapan tugas, kehadiran, mekanisme ujian, dan perbaikan nilai.

24
UAS
-


Strategi Pembelajaran
1.        Secara umum perkuliahan akan menggunakan strategi belajar aktif, dimana mahasiswa diperlukan sebagai subyek, dengan sistem komunikasi dialogis. Pendekatan yang diterapkan ialah pembelajaran orang dewasa (andragogy/adult learning) dengan menggunakan lebih banyak teknik diskusi. Mengacu pada perolehan dari membaca atau pengalaman pribadi, mahasiswa diharapkan secara aktif memberikan pendapat atau mengajukan hal-hal yang perlu didiskusikan. Kuliah lebih merupakan upaya saling belajar di antara dosen-mahasiswa dan antar mahasiswa dengan mengutamakan presentasi dan argumentasi atas berbagai isu yang diidentifikasikan sebagai pokok bahasan.
2.        Ketika presentasi mahasiswa diwajibkan menyusun dan membagi handout berisi konsep-konsep pokok bahasan serta dipaparkan secara deskriptif, kritis, dan berimprovisasi dengan memberikan contoh-contoh yang aktual. Isi paparan hendaknya memotivasi diskusi. Peserta diskusi diharapkan memahami pokok bahasan secara utuh.
3.        Kuliah ini direncanakan akan berlangsung sebanyak 24 kali pertemuan termasuk UTS dan UAS.
4.        Dalam perkuliahan, mahasiswa diharuskan hadir di ruang belajar tepat waktu.







Tugas
1.        Setiap mahasiswa ditugaskan melakukan reading course, membaca bahan bacaan terkait dengan topik tertentu sesuai dengan jadwal perkuliahan sebelum hadir di kelas. Hasil bacaan dituangkan dalam tulisan tangan (1-5 halaman menggunakan kertas dobel folio bergaris) dan dikumpulkan setiap kali pertemuan.
2.        Mahasiswa memilih salah satu topik diskusi untuk disajikan dalam bentuk makalah dan power point serta mempresentasikannya secara berkelompok atau individu di depan kelas. Makalah dikumpulkan pada saat akan presentasi sesuai jadwal. Presentasi dimulai pertemuan ke-2.
3.        Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diwajibkan menyerahkan makalah akhir hasil perbaikan dengan melampirkan makalah sebelum direvisi.
4.        Kliping pendidikan dari media cetak lokal, nasional, maupun internasional. Kliping diresume dan diberikan komentar/pendapat penulis. Isi kliping antara 6–10 berita.

Sumber Pembelajaran
Arikunto, Suharsimi. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Aunurrohman. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
B. Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hamalik, Oemar. 2010. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Joyce B. Et al. 1992, Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon
Permendikbud RI Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum
Sardiman AM. 2012. Interaksi&Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Slameto. 2010. Belajar&Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Suyono dan Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Standar Isi (kurikulum) untuk Sekolah Menengah (SMP dan SMA) yang sedang berlaku.
Kebijakan Standar Nasional Pendidikan.
Semua referensi yang berkaitan dengan belajar dan pembelajaran.

Penilaian
Evaluasi Hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah ini meliputi:
1.        10% Kehadiran dan partisipasi di kelas (a)
2.        15% Makalah dan presentasi (b)
3.        15% Reading course (c)
4.        10% Kliping pendidikan (d)
5.        20% Ujian Tengah Semester (e)
6.        30% Ujian Akhir Semester (f)

Nilai Akhir
Nilai Akhir (NA)      = a + b + c + d + e + f





Rentang Nilai
Nilai Angka
Nilai Huruf
Bobot
Predikat
86 – 100
A
4
Lulus sangat baik
71 – 85
B
3
Lulus baik
56 – 70
C
2
Lulus cukup
41 – 55
D
1
Lulus kurang
0 – 40
E
0
Gagal


Sukaraja, 29 September 2014
Pengampu,
Dto
Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.